
Menyinggung tentang seks, tentu kita ingin-nya kan cerdas secara seksual! Nah jika kita merasa mengaku cerdas secara seksual, maka kita juga harus berani dan tegas untuk menyanggah kebohongan yang sering kita dengar selama ini tentang hubungan seksual itu sendiri. Berikut ini beberapa kebohongan tentang seputar hubungan seksual yang mungkin pernah atau sering kita dengar di tengah opini lingkungan tempat kita tinggal:
***Seks sebagai pernyataan cinta
Nah ini nih yang sering menjadi perdebatan di kalangan remaja wanita. Banyak yang beranggapan dengan melakukan hubungan seks maka dapat diartikan sebagai ungkapan rasa kasih sayang. Biasanya cwek-cwek ABG masih memilki asumsi seperti ini nih, sehingga tak jarang bersedia melakukan hubungan pra-nikah dikarenakan sebagai perwujudan pembuktian mencintai pasangannya. Memang ada benarnya, jika seks diartikan sebagai salah satu ungkapan rasa kasih sayang dan cinta, namun dengan syarat ada komitmen yang kuat dan rasa tanggung jawab untuk melakukan hal tersebut, salah satunya dengan cara membuat komitmen untuk menikah. Di luar dari itu, seks sangat tipis jika diartikan sebagai bukti rasa cinta.
***Seks membuktikan existensi diri
***Seks itu unik maka harus dicoba
Nah dalam hal ini maksudnya, banyak diantara remaja beranggapan bahwa ciuman, seks itu adalah suatu barang baru atau ketrampilan baru, sehingga harus dicoba secepatnya sebelum akhirnya akan dipakai terus menerus! Anggapan ini tentu saja sangat-lah tidak benar. Karena sebenarnya seks tersebut adalah salah satu insting dari manusia yang dapat dilakukan tanpa harus dipelajari atau di-training terlebih dahulu (Kalau belajar nyetir mobil, nah ini baru harus dipelajari,…he4x Lol).
Tentu kita sering mendengar salah satu yang menyebabkan perceraian adalah mandek-nya hubungan seks. Memang seks dalam rumah tangga sangatlah penting, namun sebaiknya dicerna kembali apa sih hakekatnya membina rumah tangga itu pada awalnya? Tentu jawaban yang paling ideal karena adanya rasa kasih sayang antar pasangan dan sebagai komitmennya diwujudkan dengan cara menikah kan! Sehingga tentu sangat disayangkan jika ada perceraian dikarenakan seks tidak berjalan dengan baik, hal ini tentunya sangat mereduksi arti pentingnya cinta sebagai landasan untuk menikah itu sendiri.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar